Layang-layang,
Gahnya bersandar pada angin,
Tanpa angin,
Hakikatnya ia bukan layang-layang,
Hanya sekeping kertas berupa.
Layang-layang ditarik naik,
Tinggi ke awan,
Bisa mengukir senyum di wajah,
Pada pencintanya.
Keteguhannya bergantung pada tali,
Kuat simpulan,
Ditarik-tarik dilepas lagi,
Berulang-ulang kali,
Tetap dalam pegangan kejap,
Pada jari yang menggenggam,
Tidak untuk dilepaskan sama sekali.
Layang-layang naik kian tinggi.
Angin, lelayang, dan tali,
Jisim yang saling melengkapi.
Layang-layang,
Tiupan angin sentiasa didambanya,
Ibarat udara dalam nafas,
Umpama diri di dalam jasad.
Layang-layang,
Tanpa tali,
Melayang hilang haluan,
Atau akhirnya jatuh menyembah bumi,
Rosak tidak berupa.
Antara tali, lelayang, dan angin,
Sesungguhnya saling memerlukan.
Tali harus kukuh,
Memegang kuat layang-layang,
Untuk bisa terbang tinggi,
Hanya dengan wujudnya angin.
No comments:
Post a Comment