kudengari satu persatu.. menusuk timpa jauh menyusuri.. hanyut.. di dasar hati.. terhampar di situ.. mata mulai berkaca meruntun airmata.. jiwa mulai basah.. jasad mulai dingin.. karam.. di situ kutemui lagi.. diriMu.

Sunday, January 25, 2015

Airmata munajat...

Airmata…

Seumpama mutiara jatuh bergulir,
Harapan tulus ia terus menitis membasahi,
Mengairi sungai hati yang terkadang lesu mengalir,
Pasrah direntang bebatuan dan banir,
Tangguh diterpa olakkan hujan dan taufan,
Di hujung kali terempang lautan nan luas terbentang,
Menampung  airmata tafakkur cinta kepada Pencipta,
Tetap tegar diterjah sinar mentari,
Tidak untuk menjadi kering gersang kontang,
Tetapi semakin lembut basah berjiwa ehsan,
Bahkan jiwa kian runduk dan tawaduk,
Untuk bisa diangkat tinggi ke langit cipta,
Cita deraian turun munajat si airmata… 


Siti Aisyah r.a sentiasa berdoa agar diberikan mata yang sentiasa menangis kerana Allah... kerana mengingat kebesaran Allah... menangis kerana takutkan Allah... menangis kerana rasa seperti 'tidak dipedulikan' oleh-Nya. 
Dengan menangis... merayu dan memohon kepada-Nya dengan deraian air mata, diri terasa dekat dan sangat hampir kepada Allah... penuh khusyuk, penuh harapan dan keikhlasan agar diterima sebagai hamba-Nya.
Ya Allah aku sangat takut andai aku terlalu yakin bahawa aku sudah cukup dekat dengan-Mu... aku sudah cukup beramal kepada-Mu sedangkan hati ku riak, aku merasa baik, aku merasa sudah cukup sempurna melakukan segala perintah dan menjauhi larangan-Mu sedangkan nyatanya Engkau tidak menerima aku sebagai hamba-Mu... apatah lagi untuk diberi rahmat hingga dapat tergolong dalam kelompok hamba-Mu yang Engkau redhai... 
Allahuakhbar.... 
terima lah aku ya Allah... terimalah munajat ku yang sering bersama si air mata ini.... 

No comments:

Post a Comment